Antara ada dan Tiada
Kamis, 14 Agustus 2025
ENTAH mau mulai dari mana, ceritanya sudah terlalu panjang. Bahkan toko utamanya pun sudah lelah, semua berlalu begitu cepat, begitu rumit dan begitu sulit.
KADANG Aku berpikir apa makna dari semua ini? Setiap yang terjadi begitu saja, berulang, terulang, dan mengulang.
LELAH pada kenyataan, tapi tidak mau menyerah pada keadaan karena ada dua sosok malaikat kecil yang butuh belaian, pelukan dan terpenting sosok.
AKU bahkan lupa kapan terakhir kali bisa bahagia ketika bercerita bersamamu, lupa kapan terakhir kali bercanda denganmu. Bagaimana tidak inginmu bukan inginku, bahkan setiap hari kamu selalu mengbantai batinku.
KATA kita sudah tidak bermakna lagi, jalan kita sudah berbeda, cara berpikir kita sudah berbeda. Dalam keadaan ini Aku harus bisa menerima dan diam.
BATINku mengamuk habis-habisan harus ku redah dengan sendiri, karena bicara pun dianggap melawan.
Komentar
Posting Komentar